Kuala Tungkal, Suarakeadilanindonesia.id – Usulan pengurus Masjid Nurul Huda, Desa Kampung Baru, Kecamatan Batang Asam, akhirnya terealisasi melalui bantuan pembangunan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat. Meski belum sepenuhnya sesuai harapan, realisasi tersebut tetap disambut rasa syukur oleh pengurus dan jamaah masjid.
Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2025 itu direalisasikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PARKIM) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, berupa pembangunan fasilitas toilet untuk Masjid Nurul Huda.
“Alhamdulillah, pada tahun 2025 lalu Masjid Nurul Huda mendapat bantuan pembangunan dari pemerintah daerah. Bantuan yang terealisasi berupa pembangunan toilet,” ujar salah seorang pengurus masjid.
Pengurus masjid menyampaikan bahwa bantuan tersebut tidak terlepas dari peran dan dukungan Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat, Hamdani, SE, yang turut memperjuangkan aspirasi masyarakat setempat.
“Atas nama pengurus masjid, jamaah, dan warga sekitar, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada beliau. Semoga niat baik dan upaya yang telah dilakukan mendapat balasan dari Allah SWT,” ungkapnya.
Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada Pemkab Tanjung Jabung Barat di bawah kepemimpinan Bupati Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., serta Dinas PARKIM yang telah merealisasikan bantuan tersebut.
“Sebelumnya kami mengusulkan pembangunan toilet sekaligus tempat wudhu yang telah disetujui langsung oleh Bupati. Meskipun yang terealisasi baru toilet dan belum termasuk tempat wudhu, kami tetap bersyukur,” tambah pengurus masjid.
Toilet yang dibangun memiliki ukuran sekitar 7 meter × 6 meter dengan anggaran kurang lebih Rp199 juta. Saat ini, fasilitas tersebut telah rampung dan siap digunakan oleh jamaah Masjid Nurul Huda.
Sementara itu, Hamdani selaku anggota DPRD Tanjung Jabung Barat dari Fraksi PDI Perjuangan yang juga berasal dari daerah pemilihan setempat, menyayangkan belum terealisasinya pembangunan tempat wudhu.
“Cukup disayangkan karena usulan awal termasuk tempat wudhu dan proposalnya sudah disetujui Bupati. Ke depan akan saya cermati Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta kesesuaian anggaran dengan pelaksanaan di lapangan,” tegasnya.
Meski belum sepenuhnya terwujud, pembangunan fasilitas toilet tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jamaah serta menjadi langkah awal untuk pengembangan sarana ibadah Masjid Nurul Huda ke depannya. (Andi/*)
![]()











