Kuala Tungkal, Suarakeadilanindonesia.id -Guna mengantisipasi kerusakan jalan dan jembatan akibat kendaraan bertonase berlebihan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) memasang portal yang dilengkapi sistem CCTV di ruas Jalan Semau–Jambi, jalur penghubung Kuala Tungkal menuju arah Jambi dan sebaliknya.
Plt Kepala Dishub Tanjab Barat, Agus Sumantri, S.H.I., M.H., menjelaskan bahwa pemasangan portal tersebut bertujuan untuk membatasi kendaraan angkutan barang, khususnya truk yang melebihi batas tonase dan dimensi yang telah ditetapkan sesuai kelas jalan kabupaten.
“Portal ini dipasang untuk mengantisipasi agar truk yang melebihi tonase dan dimensi tidak bebas melintas. Dengan begitu, kerusakan jalan dan jembatan akibat kendaraan berat bisa dicegah,” ujar Agus, Kamis (1/1/2026).
Menurut Agus, kebijakan tersebut merupakan respons langsung atas keluhan masyarakat yang selama ini resah dengan maraknya kendaraan bertonase tinggi yang keluar masuk melalui jalur tersebut. Aktivitas truk bermuatan berat dinilai menjadi salah satu penyebab utama cepat rusaknya infrastruktur jalan.
“Langkah ini dilakukan untuk menjaga kondisi jalan agar bisa bertahan lebih lama. Pemasangan portal juga merupakan permintaan masyarakat,” jelasnya.
Portal yang dipasang dilengkapi dengan sistem CCTV yang berfungsi memantau setiap kendaraan yang melintas. Kamera pengawas tersebut akan merekam aktivitas lalu lintas dan mendeteksi kendaraan yang tidak sesuai dengan kapasitas jalan, sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi maupun alat bukti dalam penindakan.
“Portal ini dilengkapi CCTV. Jika kendaraan perusahaan ingin melintas, maka harus menyesuaikan dengan kapasitas standar badan jalan,” tambah Agus.
Ia menegaskan bahwa pemasangan portal bukan untuk melarang penggunaan jalan, melainkan sebagai upaya pengendalian agar seluruh pengguna jalan mematuhi aturan yang berlaku.
“Tidak ada larangan melintas. Silakan menggunakan jalan ini, tetapi harus sesuai dengan kelas jalan kabupaten. Kalau tidak dibatasi, nanti pemerintah yang disalahkan karena jalan cepat rusak,” tegasnya.
Dengan adanya portal dan sistem pengawasan tersebut, Dishub Tanjab Barat berharap kualitas infrastruktur jalan dapat terjaga dan keselamatan pengguna jalan semakin meningkat. (Andi/*)
![]()











