Cegah Karhutla Meluas, Hamdani Hadiri Koordinasi Lintas Sektor di Tanjab Barat

TANJAB BARAT, suarakeadilanindonesia.id – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Hal tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Lanjutan Penanganan Karhutla yang berlangsung di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Rabu (16/9/2026).

Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., dari Fraksi PDI Perjuangan, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Kehadirannya merupakan bentuk dukungan DPRD terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkuat langkah antisipasi dan penanggulangan kebakaran.

Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB itu merupakan tindak lanjut dari koordinasi penanganan Karhutla pada 26 Agustus 2026. Pertemuan sebelumnya dipimpin Danrem 042/Gapu dalam kapasitasnya sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Komandan Satuan Tugas Penanganan Karhutla Provinsi Jambi.

Dalam pembahasan kali ini, perhatian diarahkan pada peningkatan kontribusi perusahaan dalam pengendalian Karhutla. Perusahaan diharapkan turut mengambil peran dalam pencegahan dan penanganan kebakaran, terutama di area operasional serta wilayah yang berbatasan dengan kawasan usaha masing-masing.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait turut mengikuti rapat tersebut. Di antaranya Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dandim 0419/Tanjab yang diwakili Pasi Ops, Sekretaris Daerah, Kapolres yang diwakili Kabag Ops, serta Kepala Kejaksaan Negeri yang diwakili Kasubsi I Intel.

Pertemuan lintas sektor ini menjadi sarana menyamakan langkah dan memperjelas dukungan masing-masing pihak dalam menghadapi potensi kebakaran. Keterlibatan perusahaan dinilai penting agar upaya pengendalian tidak hanya bergantung pada pemerintah dan petugas di lapangan.

Ancaman Karhutla juga berkaitan dengan dampak kabut asap yang dapat menghambat aktivitas masyarakat serta menimbulkan gangguan kesehatan. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan dan langkah pencegahan perlu terus diperkuat untuk mengantisipasi kebakaran agar tidak semakin meluas.

Melalui koordinasi tersebut, seluruh unsur yang terlibat diharapkan dapat menjalankan peran masing-masing secara terpadu. Masyarakat pun berharap kebakaran hutan dan lahan serta kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat, segera berakhir dan dapat ditangani secara maksimal. (Irdi)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *