Lahat, SKI – Marak nya hiburan malam keresahan ibu rumah tangga yang tinggal di dua desa,desa kota raya kecamatan Lahat dan desa muara Temiang kecamatan merapi barat Kabupaten Lahat Sumsel.
Menyatakan keresahan mendalam terkait keberadaan aktivitas hiburan malam yang di duga menjadi sarang kemaksiatan di wilayah mereka.
Kehadiran tempat hiburan di berkedok panti pijet ini di duga hingga subuh yang di nilai telah merusak tatanan sosial dan keharmonisan rumah tangga warga setempat.
Kami para ibu – ibu sangat resah suami – suami kami sering pulang malam bahkan sampai subuh dalam keadaan mabuk , uang yang sehat nya untuk belanja dan buat anak sekolah habis di sana tutur SK salah satu warga yang identitasnya tidak di sebutkan nama nya.
Kondisi ini makin para di waktu – waktu tertentu seperti malam (malam selasa) di mana operasional tempat tersebut dilaporkan terus berlangsung sehingga pukul 03 : 00 Wib dini hari bahkan sampai menjelang subuh,.
Berdasarkan laporan dari warga pengelola tempat hiburan tersebut diketahui bukan bukan warga asli setempat menurut keterangan nya.
Diketahui mereka pernah membuka usaha serupa di desa suka marga tempat nya di area pelintasan kereta api namun karena meresahkan.
Menurut informasi dihimpun lokasi Hiburan malam tersebut berada di dekat pantai pijat urut di kota raya yang merupakan perbatasan dengan desa muara Temiang.
Sedangkan warga mengeluhkan aktivitas hiburan malam itu tidak hanya sebatas hiburan musik namun juga menjadi lokasi pesta minuman miras hingga dugaan penyalahgunaan narkoba.
Warga kuatir jika tempat ini dibiarkan masa depan anak – anak dilingkungan sekitar akan terancam karena tepapar pengaruh buruk lingkungan yang tidak sehat,. katanya kami ingin desa kami bersih dari tempat maksiat kami tidak ingin keluarga kami hancur karena adanya tempat hiburan malam tersebut,.
Mohon bapak Kapolsek dan pihak berwenang segera bertindak untuk di tutup tempat hiburan malam”Kami warga desa muara Temiang kecamatan merapi barat mengeluhkan hal yang sama kami berharap ada tindakan tegas dari aparat Sejak ada rumah pijet ini selalu ramai di desa kami terjadi tindakan kriminal seperti pencurian , yang di duga akibat keberadaan rumah pijat tersebut hingga desa saat ini tidak aman dan warga resah banyak terjadi pencurian.
Kami masyarakat berharap pihak kepolisian segera merespon laporan ini guna menjaga situasi dan ketertiban masyarakat (Kantibmas) di wilayah kecamatan merapi barat dan kecamatan lahat khusus nya peredaran miras dan narkoba (Editor Dharmawan SE/Red/Tim Media)
![]()











