GASKAN SAJA Diluncurkan, Pemkab Tanjab Barat Pastikan Khitan Gratis Bisa Diakses Sepanjang Tahun

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali menghadirkan inovasi pelayanan sosial untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Melalui program GASKAN SAJA (Gratis Sunat Kapan Saja), anak-anak dari keluarga yang memenuhi kriteria kini dapat memperoleh layanan khitan gratis tanpa harus menunggu pelaksanaan sunatan massal pada waktu tertentu.

Program tersebut secara resmi diluncurkan oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Senin (3/8). Peluncuran juga diikuti secara virtual oleh pemerintah kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai tanda dimulainya pelaksanaan program secara serentak.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., Ketua TP PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta para peserta khitan dan keluarga penerima manfaat.

Sebagai bagian dari peluncuran program, sebanyak 98 anak dari berbagai wilayah mengikuti khitan gratis secara serentak di seluruh kecamatan. Pelaksanaan tersebut menjadi langkah awal dari program yang dirancang agar masyarakat dapat memperoleh layanan khitan secara lebih mudah, terjangkau, dan berkelanjutan.

Bupati Anwar Sadat mengatakan GASKAN SAJA merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas dan Dinas Sosial terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi. Menurutnya, kondisi ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi anak untuk memperoleh layanan khitan yang layak.

“Khitan memiliki nilai ibadah sekaligus manfaat kesehatan. Melalui program ini, kita ingin memastikan seluruh anak, khususnya dari keluarga kurang mampu, dapat memperoleh layanan khitan secara gratis dan layak,” ujar Anwar Sadat.

Menurut Bupati, program tersebut memiliki keunggulan karena tidak hanya dilaksanakan dalam bentuk kegiatan massal pada momentum tertentu. Melalui konsep Gratis Sunat Kapan Saja, masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat mendaftarkan anaknya sepanjang tahun sehingga pelayanan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga.

“Artinya, masyarakat tidak perlu menunggu ada kegiatan sunatan massal. Ketika anak sudah memenuhi syarat dan keluarga membutuhkan, bisa didaftarkan melalui mekanisme yang telah disiapkan,” jelasnya.

Bupati berharap keberadaan GASKAN SAJA dapat menjadi salah satu bentuk pelayanan pemerintah yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia menilai program sosial akan memiliki manfaat lebih besar apabila dirancang tidak hanya berdasarkan momentum, tetapi mampu memberikan akses secara berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat berperan dalam pembiayaan layanan khitan. Sementara Dinas Sosial memiliki peran dalam melakukan pendataan dan verifikasi calon penerima manfaat agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Pemerintah daerah berharap sinergi antara perangkat daerah dan lembaga sosial seperti Baznas dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pelayanan masyarakat dapat dijalankan secara efektif dan menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan.

Program GASKAN SAJA diperuntukkan bagi anak dengan usia minimal lima tahun yang berasal dari keluarga yang telah terdata dan terverifikasi oleh Dinas Sosial. Masyarakat yang ingin memperoleh layanan tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan melengkapi dokumen persyaratan yang telah ditentukan.

Adapun persyaratan administrasi yang diperlukan di antaranya fotokopi KTP serta Kartu Keluarga orang tua atau wali. Proses pendataan dan verifikasi dilakukan untuk memastikan penerima manfaat sesuai dengan sasaran program yang telah ditetapkan.

Tidak hanya mendapatkan layanan khitan secara gratis, peserta juga menerima bingkisan dan santunan. Bantuan tambahan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada anak-anak dan keluarga penerima manfaat dalam momentum pelaksanaan program.

Peluncuran GASKAN SAJA ditandai dengan prosesi peresmian secara simbolis melalui sentuhan layar digital oleh Bupati Anwar Sadat bersama Ketua Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kepala Dinas Sosial. Prosesi tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya layanan khitan gratis sebagai program yang dapat dimanfaatkan masyarakat sepanjang tahun.

Bupati menegaskan bahwa pelayanan publik harus terus dikembangkan dengan pendekatan yang lebih sederhana dan mudah dijangkau. Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu membaca kebutuhan masyarakat dan menghadirkan program yang memberikan solusi konkret, terutama bagi keluarga yang membutuhkan dukungan.

Ia juga mengapresiasi Baznas dan Dinas Sosial yang telah membangun kolaborasi dalam menghadirkan inovasi tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi kekuatan penting dalam memperluas cakupan pelayanan sosial di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Dengan diluncurkannya GASKAN SAJA, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap tidak ada lagi anak dari keluarga kurang mampu yang terkendala biaya untuk mendapatkan layanan khitan. Program tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program sehingga pelayanan dapat berjalan secara optimal. Penguatan koordinasi hingga tingkat kecamatan juga diharapkan dapat membuat informasi mengenai GASKAN SAJA semakin mudah diketahui oleh masyarakat yang membutuhkan.

Program ini sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi menyentuh langsung kebutuhan keluarga. Dengan dukungan Baznas, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan dan berbagai unsur terkait, GASKAN SAJA diharapkan mampu memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh 13 kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (irdi)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *